JURNAL DISUSUPI situs judi “TIP4D”
Ada temuan penting: Google saat ini mengindeks halaman utama domain Anda sebagai situs judi “TIP4D”, dan halaman OJS memuat tautan tersembunyi ke banyak domain asing. Jadi masalahnya bukan hanya 404—website sangat mungkin telah disusupi.
Hasil pemeriksaan
Masalah website Anda bukan sekadar konfigurasi 404. Saat diperiksa pada 4 Juli 2026, ditemukan tiga indikasi:
- Halaman
https://ejournal.ynam.or.id/index.php/kadang masih menampilkan daftar jurnal OJS. - Domain utama tanpa
/index.php/beberapa kali mengalami timeout atau gagal dimuat. - Yang paling serius, Google mengindeks halaman utama sebagai situs judi “TIP4D”, sementara sumber halaman OJS memuat sejumlah tautan tersembunyi menuju domain asing. Ini merupakan indikasi kuat bahwa file website, plugin, tema, cache, atau
.htaccesstelah disusupi.
Jadi, kemungkinan besar terjadi dua masalah sekaligus:
- infeksi atau injeksi SEO spam;
- konfigurasi
DocumentRoot,.htaccess, atau routing OJS yang rusak sehingga muncul 404.
Urutan perbaikan yang benar
1. Jangan langsung mengubah .htaccess
Amankan dahulu seluruh data:
- database OJS melalui phpMyAdmin;
- folder instalasi OJS;
- folder penyimpanan artikel atau
files_dir; - file
config.inc.php.
PKP juga mewajibkan pencadangan database dan folder berkas sebelum pemeliharaan atau upgrade.
2. Ganti semua kata sandi
Segera ubah:
- password cPanel;
- FTP/SFTP;
- SSH;
- akun administrator OJS;
- database MySQL;
- email administrator;
- Cloudflare jika digunakan.
Periksa juga apakah ada akun administrator OJS yang tidak dikenal.
3. Periksa lokasi folder subdomain
Masuk ke:
cPanel → Domains → ejournal.ynam.or.id → Document Root
Pastikan mengarah ke folder OJS yang benar, misalnya:
/public_html/ejournal
Di dalam folder tersebut harus ada:
index.php
config.inc.php
lib/
plugins/
templates/
cache/
public/
Apabila subdomain diarahkan ke folder yang salah atau folder kosong, domain utama akan menampilkan 404 walaupun folder OJS sebenarnya masih tersedia di lokasi lain.
4. Cari file berbahaya
Aktifkan Show Hidden Files pada File Manager, lalu periksa terutama:
.htaccess
index.php
config.inc.php
.user.ini
php.ini
plugins/
plugins/themes/
templates/
lib/pkp/
cache/
public/
Cari kode atau teks seperti:
TIP4D
toto
slot
casino
base64_decode
gzinflate
str_rot13
eval(
shell_exec
auto_prepend_file
Jika tersedia Terminal cPanel, gunakan:
cd /lokasi/folder/ojs
grep -RInE "TIP4D|toto|slot|casino" .
find . -type f -mtime -30 -print
Pencarian kedua akan menampilkan file yang diubah dalam 30 hari terakhir. Jangan langsung menghapus semua file yang mengandung base64_decode atau eval; beberapa hasil dapat berasal dari kode resmi. Bandingkan dengan paket OJS asli.
Periksa juga:
- cPanel → Cron Jobs untuk cron asing;
.htaccesspada folder indukpublic_html;.user.iniyang berisiauto_prepend_file;- folder dengan nama acak;
- file PHP di dalam folder gambar atau unggahan.
5. Pulihkan file inti OJS
Cara paling aman adalah mengganti file inti dengan paket OJS bersih dari versi yang sama.
Pertahankan:
config.inc.php
public/
files_dir
database
Namun folder public/ tetap harus diperiksa karena penyerang sering menaruh file PHP di folder unggahan.
Folder inti seperti berikut sebaiknya diganti menggunakan salinan resmi:
classes/
controllers/
dbscripts/
lib/
pages/
registry/
templates/
tools/
index.php
Plugin dan tema pihak ketiga harus diperiksa satu per satu. Jangan menyalin kembali plugin lama yang tidak diketahui sumbernya.
PKP saat ini mencantumkan OJS 3.3 dan 3.4 sebagai cabang yang masih didukung, sedangkan OJS 3.2 dan versi lebih lama sudah tidak didukung. Setelah website bersih, instalasi lama perlu dimutakhirkan ke cabang stabil yang didukung.
Memperbaiki 404 setelah malware dibersihkan
Untuk sementara, gunakan konfigurasi URL OJS standar yang masih memakai /index.php/. Ini lebih aman daripada mencoba URL cantik ketika routing belum stabil.
Buka config.inc.php, kemudian pastikan:
base_url = "https://ejournal.ynam.or.id"
restful_urls = Off
Jangan tambahkan garis miring di belakang base_url. Format URL kanonis tanpa trailing slash juga digunakan dalam template konfigurasi resmi OJS.
Kemudian buat .htaccess sederhana:
DirectoryIndex index.php
Options -Indexes
Tes alamat berikut:
https://ejournal.ynam.or.id/
https://ejournal.ynam.or.id/index.php/
https://ejournal.ynam.or.id/index.php/allughah
https://ejournal.ynam.or.id/index.php/jiel
https://ejournal.ynam.or.id/index.php/kopiko
https://ejournal.ynam.or.id/index.php/jn
Jika semuanya sudah normal, barulah pertimbangkan menghilangkan /index.php/.
Konfigurasi URL tanpa index.php
Gunakan hanya jika server Apache atau LiteSpeed mendukung mod_rewrite:
DirectoryIndex index.php
Options -Indexes
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule ^(.*)$ index.php/$1 [QSA,L]
</IfModule>
Lalu ubah:
restful_urls = On
PKP menjelaskan bahwa penghilangan index.php memerlukan URL rewriting pada server; konfigurasi yang tidak cocok dapat menyebabkan 404, redirect berulang, atau API dashboard tidak bekerja.
Bersihkan cache OJS
Setelah file dibersihkan, hapus isi cache yang dihasilkan, bukan folder utamanya:
cache/t_compile/
cache/t_cache/
cache/_db/
Pertahankan file pengaman seperti .htaccess atau index.html jika ada. Jika dashboard masih dapat dibuka, gunakan:
Administration → Clear Data Caches
Administration → Clear Template Cache
Periksa log 404
Buka:
cPanel → Metrics → Errors
Periksa juga file:
error_log
Beberapa petunjuk penting:
File not foundatauPrimary script unknown: DocumentRoot atau konfigurasi PHP salah.Too many redirects: aturan.htaccessberulang.Permission denied: izin file/folder salah.index.php not found: subdomain mengarah ke folder yang salah.- 404 hanya pada
/api/v1/: aturan rewrite OJS tidak lengkap. - 404 hanya pada halaman jurnal tertentu: path jurnal di database atau URL lama bermasalah.
Izin file dapat dikembalikan secara umum menjadi:
Folder: 755
File: 644
config.inc.php: 600 atau 640
Jangan menggunakan izin 777.
Setelah website normal
Lakukan langkah berikut:
- Scan hosting dengan ImunifyAV, ClamAV, atau scanner malware hosting.
- Update OJS, plugin, dan tema dari sumber resmi.
- Pastikan
files_dirberada di luarpublic_html. - Aktifkan backup harian.
- Masuk ke Google Search Console.
- Periksa menu Security Issues dan Manual Actions.
- Setelah seluruh spam hilang, kirim Request Review dan minta pengindeksan ulang halaman utama.
Google juga menyarankan pemeriksaan .htaccess, plugin, dan redirect bersyarat ketika situs disusupi spam, kemudian meminta peninjauan setelah masalah benar-benar dibersihkan.
Prioritas utama
Jangan hanya memperbaiki 404. Bersihkan infeksi terlebih dahulu. Jika .htaccess diperbaiki tanpa menghapus backdoor, penyerang dapat mengubahnya kembali dan halaman judi akan muncul lagi.
0 Comments